Sabtu, 06 Juni 2020

SIAPAKAH MERTOJOYO /H.SULAEMAN ?


SIAPAKAH MERTOJOYO /H.SULAEMAN ?

    
Seperti yang telah diceritakan oleh nara sumber seperti Mbah Nasim, Mbah Kastawi, Mbah Siti Sarah, bahwa Raden Mertojoyo/ H.Sulaeman itu seorang lurah yang memimpin desa Kebonharjo pada tahun 1730~1800 M. Beliau adalah anak serorang Tumenggung Tarso Wijoyo yang terkenal kaya dan Dermawan. Karena kedermawanannya itu beliau Raden Mertojoyo rela mewakafkan rumah dan sebagian tanahnya untuk dijadikan masjid, bahkan beliau juga menghibahkan tanahnya kepada Kyai Arif dan seorang Kyai dari Aram-aram (Ungup-ungup, Weleri) yaitu KH Abu Bakar karena bersedia menjadi Nadhir atau mengelola aktifitas masjid.
     Konon beliau juga memiliki seperangkat Wayang dan Gamelan yang dijadikan sarana untuk mensiarkan agama Islam yang dijalankan oleh adik kandungnya yaitu Raden H.Mustofa/ Raden Tumenggung Pasir Puger bersama adiknya Raden Umar Sa'id ke daerah pegunungan.
     Karena kecintaannya pada Islam beliau mewakafkan rumah dan tanahnya untuk berdirinya sebuah masjid pada tahun 1775 M. Setelah  peralatan wayang dan Gamelannya yang bernama Guntur Madu, sudah tidak digunakan lagi kemudian ditanam ditengah bangunan masjid, konon menurut cerita orang-orang dulu tiap malam jum'at Kliwon gamelan itu sering bersuara sendiri ditempat penyimpanannya yang sekarang dijadikan masjid Baitul Izzah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar